Sharing is caring!

Advertisement

Dalam keseharian, mungkin kalian pernah mendengar sindiran dari seseorang seperti “Pintar sekali kamu meletakkan barang-barangmu di jalan yang sempit ini.” Kalimat sindiran seperti itu adalah contoh macam majas. Tujuan dari dari kalimat majas tersebut adalah untuk menyindir, tapi dengan cara yang sedikit halus.

Ada 5 macam majas sindiran yang biasa digunakan dalam bahasa Indonesia. Contoh macam majas sindiran adalah satire, sarkasme, ironi, innuendo, dan sinisme. Setiap majas mempunyai ciri khas masing-masing, ada yang berupa sindiran halus dan ada juga yang berupa cemoohan atau ejekan. Untuk mengetahui lebih lengkap tentang pengertian majas beserta contohnya, kalian bisa melihatnya di bawah ini.

Tahukah kamu?

Macam-Macam Majas Sindiran beserta Arti dan Contohnya

1. Majas Ironi

Majas ironi adalah majas sindiran dengan menyembunyikan fakta yang sebenarnya dan mengatakan kebalikan dari fakta tersebut. Ciri majas ini adalah adanya hal yang seolah meninggikan, tapi setelah itu menjatuhkan orang tersebut.

Contoh majas ironi:

  1. Indah benar rapormu dihiasi dengan warna merah.
  2. Suaramu merdu seperti benang kusut.
  3. Tepat waktu sekali kamu ya. Jam 09.00 baru sampai kantor.

2. Majas Sarkasme

Majas sarkasme adalah gaya bahasa sindiran yang menggunakan kata-kata pedas untuk menyakiti hati orang lain, biasanya berupa cemoohan atau ejekan kasar.

Advertisement

Contoh majas sarkasme:

  1. Aku mau muntah kalau ketemu kamu.
  2. Putih benar wajahmu, sampai bisa disendoki bedaknya.
  3. Para sampah masyarakat itu bisanya hanya membuat onar saja.

3. Majas Sinisme

Majas sinisme adalah majas sindiran yang diungkapkan secara langsung kepada orang lain dengan kata-kata yang cenderung negatif. Pada penerapannya dalam kalimat, majas sinisme dapat dikatakan sebagai lawan atau kebalikan dari majas ironi.

Contoh majas ironi:

  1. Kamu ini sulit sekali berbagi ilmu, padahal kamu adalah siswa terpintar di sekolah ini.
  2. Kamu kan sudah kaya? Kenapa masih berhutang kepadaku?
  3. Buat apa sekolah tinggi jika kamu tidak bisa sopan kepada orang tua?

4. Majas Satire

Majas satire adalah majas yang berupa ungkapan yang menggunakan sarkasme, ironi atau parodi untuk mengecam atau menertawakan gagasan, kebiasaan, dan lain-lain.

Contoh majas satire:

  1. Kamu itu bagai siput yang ingin berlari seperti kijang. Ingin mempunyai mobil, tetapi tidak pernah berusaha mendapatkannya.
  2. Ya ampun! Soal semudah ini saja kamu masih tak bisa mengerjakannya?
  3. Percuma aku kerja banting tulang jika tak pernah dihargai.

5. Majas Innuendo

Majas innuendo adalah gaya bahasa sindiran yang mengungkapkan maksud dengan mengecilkan fakta sesungguhnya.

Contoh majas innuendo:

  1. Kamu seperti perempuan saja, takut dengan kecoa.
  2. Dia rangking satu karena sering menyontek.
  3. Mimpimu itu hanya bunga tidur, tak usah kau pikirkan.

Nah, setelah mengetahui berbagai macam majas sindiran, coba buatlah contoh kalimat majas sindiran versi kalian sendiri.

Main gim yuk!

Advertisement

Sharing is caring!