Sharing is caring!

Advertisement

nilai-nilai pancasila

Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimanan perwujudan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari? Perhatikan uraian di bawah ini.

Selama ini kita hanya mengetahui kelima sila pancasila yang dibacakan pada saat upacara bendera. Kita juga tahu bahwa pancasila adalah dasar negara Indonesia. Setiap sila mempunyai simbol yang digambarkan pada perisai di dada burung garuda.

Pancasila memiliki nilai-nilai yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tempat yang pertama dan utama untuk menanamkan nilai-nilai pancasila adalah di lingkungan rumah. Selanjutnya, kita bisa mengamalkan nilai-nilai pancasila di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Perwujudan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sila 1 Ketuhanan Yang Maha Esa

Para pahlawan percaya bahwa kemerdekaan Indonesia bisa diraih atas kehendak-Nya. Hal ini tertuang dalam pembukaan UUD 1945. Percaya kepada Tuhan menjadi hal pertama dan yang utama dalam pancasila. Negara juga memberikan kebebasan setiap warganya untuk memeluk agama sesuai dengan keyakinannya seperti yang tertuang dalam pasal 28E ayat 1 UUD 1945:

“Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal diwilayah Negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali”.

Sila pertama dalam pancasila juga dilambangkan dalam bentuk bintang yang mempunyai makna sebagai cahaya penerang.

Nilai-nilai pancasila sila pertama juga diharapkan bisa terwujud dalam perilaku sehari-hari agar tercipta kehidupan yang harmonis antar umat beragama.

Berikut adalah nilai-nilai yang terkandung dalam sila kesatu Pancasila, yaitu “Ketuhanan Yang Maha Esa”:

  1. Percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mengembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerja sama antarpemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
  6. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa kepada orang lain.

Baca juga: Kenali Hak dan Kewajiban Warga Negara dan Contohnya

Sila 2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Menjadi manusia yang adil dan beradab seperti yang tercantum pada sila kedua pancasila adalah tujuan kita sebagai warga negara Indonesia. Sebagai sesama manusia, kita diharapkan untuk bisa hidup rukun dan damai dengan menjunjung tinggi persamaaan derajat, hak dan kewajiban satu sama lain.

Sebagai sesama makhluk Tuhan, hendaknya kita sadar bahwa perbedaan suku, keturunan, agama, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan warna kulit adalah sebuah keniscayaan. Kita harus sadar bahwa Tuhan membuat kita berbeda-beda agar kita saling mengenal satu sama lain.

Nilai-nilai pancasila yang terkandung pada sila kedua haruslah bisa diwujudkan dalam berbagai kesempatan dan lingkungan agar tercipta kehidupan yang damai dan penuh cinta kasih.

Berikut adalah nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua Pancasila, yaitu “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”:

Advertisement

  1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mengakui persamaan derajat, persaman hak, serta kewajiban setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan warna kulit.
  3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  9. Mengembangkan sikap saling menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

Sila 3 Persatuan Indonesia

Persatuan adalah hal yang sangat penting untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Seperti yang telah dibuktikan oleh para pahlawan terdahulu, mereka bersatu dan bekerja bersama untuk mengusir penjajahan dari bumi ibu pertiwi.

Walaupun kita sudah merdeka, persatuan harus terus dijaga. Dalam keseharian, hendaknya kita juga harus menerapkan sikap menjaga persatuan antar satu sama lain.

Berikut nilai-nilai yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila, yaitu “Persatuan Indonesia”:

  1. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara apabila diperlukan.
  2. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  3. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  4. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  5. Memajukan persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca juga: Makna dari Sila Pancasila Sebagai Dasar Negara

Sila 4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Sila keempat pancasila menekankan sikap musyawarah untuk mencapai mufakat. Dalam diskusi yang kita lakukan, kita juga hendaknya menunjukkan sikap menghormati dan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Kita juga harus ingat bahwa keputusan yang diambil haruslah mengedepankan kepentingan bersama.

Nilai-nilai pancasila dalam sila keempat tersebut harus selalu dijunjung dengan rasa tanggung jawab.

Berikut adalah nilai-nilai yang terkandung dalam sila keempat Pancasila, yaitu “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”:

  1. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  2. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  3. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  4. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  5. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  6. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  7. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, mengutamakan nilai-nilai kebersamaan dan keadilan, serta mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.

Sila 5 Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban merupakan salah satu nilai yang terkandung dalam sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Berikut nilai-nilai yang terkandung dalam sila kelima Pancasila.

  1. Mengembangkan perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong royong.
  2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  4. Menghormati hak orang lain.
  5. Memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
  6. Suka bekerja keras.
  7. Menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Itulah perwujudan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang wajib kita lakukan. Nilai-nilai pancasila tersebut harus ditanamkan dalam diri setiap orang sejak dini atau masih kecil.

Advertisement

Sharing is caring!

Subscribe Yuk!Seru kan permainannya?

Yuk berlangganan untuk mendapatkan update materi dan games terbaru!