Islam masuk ke Indonesia melalui berbagai cara seperti perkawinan, politik, perdagangan, kesenian, dan masih banyak lagi. Teori Makkah mengatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke 7 dibawa oleh pedagang Arab muslim. Setelah itu, Islam mulai menyebar dan berkembang di Indonesia. Ajaran Islam semakin dikenal dengan adanya kerajaan-kerajaan Islam yang ada di Indonesia. Kerajaan Islam tersebut menjadi salah satu penanggung jawab tentang 5 macam peninggalan sejarah bercorak Islam di Indonesia. Apa saja? Berikut penjelasannya.

Peninggalan Sejarah Bercorak Islam di Indonesia

Peninggalan Sejarah Bercorak Islam di Indonesia

1. Masjid

Peninggalan sejarah bercorak Islam di Indonesia yang paling utama adalah masjid. Masjid adalah tempat peribadatan umat muslim. Sejak masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia, banyak masjid didirikan. Masjid-masjid peninggalan sejarah Islam antara lain, Masjid Demak, Masjid Kudus, Masjid Indrapura Aceh, dan Masjid Cirebon.

2. Pesantren

Pesantren adalah peninggalan sejarah bercorak Islam di Indonesia berikutnya. Pesantren adalah lembaga pendidikan dan pengajaran agama Islam. Pengajar di pesantren adalah seorang kiai. Para siswanya dinamakan santri. Materi yang diajarkan adalah kitab-kitab yang ditulis dalam bahasa Arab. Para santri biasanya tinggal di asrama yang dinamakan pondok pesantren.

Pesantren yang terkenal antara lain Pesantren Tebu Ireng di Jombang Jawa Timur, Pesantren Modern Gontor di Ponorogo Jawa Timur, dan Pesantren Suryalaya di Tasikmalaya.

Tahukah kamu?

kerajaan islam di indonesia

Sejarah Kerajaan Islam di Indonesia dan Peninggalannya

3. Keraton (istana)

Keraton yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan tempat tinggal keluarga raja merupakan peninggalan sejarah bercorak Islam di Indonesia. Berikut ini contoh peninggalan keraton:

  • Keraton Cirebon didirikan oleh Syarif Hidayatullah pada tahun 1626 Masehi.
  • Keraton Kaibon, Banten merupakan peninggalan kerajaan Islam di Banten pada masa Faletehan.
  • Keraton Kanoman dan Kasepuhan di Cirebon.

4. Batu Nisan (Makam)

Batu Nisan berfungsi sebagai tanda kubur. Tanda kubur yang terbuat dari batu bentuknya bermacam-macam. Berikut ini batu nisan peninggalan sejarah Islam di Indonesia.

  • Batu nisan Malik As Saleh, raja pertama dari Kerajaan Samudra Pasai. Batu nisan ini terletak di Lhokseumawe Aceh.
  • Batu nisan Maulana Malik Ibrahim berpahatkan huruf Arab. Batu nisan terletak di Gresik, Jawa Timur.
  • Batu nisan Sultan Hasanuddin, Raja Makasar.

Main gim yuk!

34 provinsi indonesia

Memberi Label Peta Provinsi Indonesia

5. Karya sastra

Peninggalan karya sastra Islam di Indonesia dikelompokkan menjadi 4, yaitu hikayat, suluk, syair, dan babad. Hikayat peninggalan sejarah di Indonesia, antara lain hikayat raja-raja Pasai, Hang Tuah, Jauhar Manikam, dan hikayat Amir Hamzah.

Suluk adalah kitab yang berisi tentang ajaran tasawuf. Suluk yang terkenal, yaitu suluk Sukarsah, Wujil, dan suluk Malang Sumirang. Karya yang terkenal, yaitu syair Abdul Muluk dan Gurindam Dua Belas.

Babad adalah cerita sejarah yang merupakan cerita biasa. Contohnya babad Tanah Jawa, babad Cirebon, sejarah Melayu (Salawat Usalatin), dan babad Banten.

Sumber gambar: freepik.com

Tahukah kamu?

Peninggalan sejarah yang bercorak Buddha di Indonesia

Peninggalan Sejarah yang Bercorak Buddha di Indonesia

Bantu sebarkan agar anak-anak tahu cara menyenangkan untuk belajar mandiri:
error120
fb-share-icon34
Tweet 30
fb-share-icon28
Subscribe Yuk!Seru kan permainannya?

Yuk berlangganan untuk mendapatkan update materi dan games terbaru!