Sharing is caring!

Indonesia adalah penghasil barang-barang tambang seperti emas, perak, bauksit, batu bara, mangan, timah, dan lainnya. Barang-barang tambang tersebut memiliki manfaat yang berbeda-beda. Bisakah kamu menebaknya?

Sumber daya alam yang terdapat di bumi Indonesia harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Sumber daya alam yang dapat diperbarui maupun yang tidak dapat diperbarui sangat bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Sumber daya alam bukan hanya berupa hasil pertanian, perkebunan, perikanan, tapi juga berupa hasil tambang. Sekarang, marilah kita mempelajari manfaat barang-barang tambang dan daerah-daerah potensial barang tambang tersebut.

Manfaat Barang-Barang Tambang di Indonesia

1. Emas dan Perak

Emas dan perak merupakan logam yang sangat bernilai. Oleh karena itu, emas dan perak disebut logam mulia. Daerah tambang emas dan perak di Indonesia adalah Meulaboh (Nanggroe Aceh Darussalam), Logos (Riau), Rejang Lebong (Bengkulu), Bengkalis (Riau), Cikotok (Jawa Barat), Bolaang (Sumatra Utara), Martapura (Kalimantan Selatan), dan Curup (Bengkulu).

2. Mangan

Mangan dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan batu baterai dan besi baja yang tahan karat. Tambang mangan di Indonesia terdapat di Tasikmalaya (Jawa Barat) dan di Kulon Progo (Jogjakarta).

3. Timah

Timah berasal dari biji-biji timah yang tersimpan dalam perut bumi. Timah merupakan logam yang tidak berkarat. Timah terbagi menjadi dua, yaitu timah putih dan timah hitam. Timah putih dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kaleng, tube, dan senjata.

Adapun timah hitam digunakan sebagai pelindung kabel listrik dan pipa air minum. Timah juga bisa dimanfaatkan sebagai pembungkus rokok, serta bahan campuran seng untuk atap rumah. Usaha penambangan timah putih terdapat di Pulau Singkep (Kepulauan Riau), serta Pulau Bangka dan Pulau Belitung (Bangka Belitung).

Jelaskan pengertian sumber daya alam yang dapat diperbarui!

4. Bijih Besi dan Besi

Di Indonesia, bijih besi banyak ditemukan di Pantai Cilacap (Jawa Tengah), Cilegon (Jawa Barat), Pegunungan Verbek (Sulawesi Tengah), Pulau Sebuku (Kalimantan Selatan), dan lain-lain.

Sebelum diolah menjadi besi, bijih besi berbentuk pasir hitam. Besi diolah dari bahan yang bercampur dengan tanah dan pasir. Besi merupakan bahan endapan dari logam yang berwarna putih.

5. Tembaga

Tembaga mempunyai bersifat tahan karat, lunak, berwarna merah kekuningan, dan tidak mudah patah.
Tembaga merupakan penghantar panas yang baik. Tembaga merupakan bahan pembuat kawat listrik, alat-alat rumah tangga. Selain itu, sebagai bahan campuran logam lain agar menjadi keras.

Tambang tembaga terdapat di Tembagapura (Papua), Cikotok (Jawa Barat), Tirtomoyo (Jawa Tengah), Sangkarapi (Sulawesi Selatan), dan Batu Hijau (Nusa Tenggara Barat).

6. Bauksit

Bauksit adalah bahan baku pembuatan aluminium. Aluminium sebagian besar digunakan untuk membuat perkakas rumah tangga dan kerangka pesawat terbang. Penambangan bauksit terdapat di Pulau Bintan (Kepulauan Riau) dan Singkawang (Kalimantan Barat).

7. Batu Bara

Batu bara berasal dari tumbuh-tumbuhan yang telah mati dan terkubur selama berjuta-juta tahun yang lalu. Akibat pengaruh alam, wujud tumbuh-tumbuhan berubah menjadi arang dan bata.

Tambang batu bara terdapat di Ombilin dengan pusat Sawahlunto (Sumatra Barat), Bukit Asam berpusat di Tanjungenim (Sumatra Selatan), Sungai Berau (Samarinda, Kalimantan Timur), dan Kotabaru (Pulau Laut, Kalimantan Selatan). Batu bara banyak digunakan sebagai bahan bakar industri, kereta api, dan rumah tangga.

Sebutkan contoh kenampakan alam dan kenampakan buatan!

8. Minyak Bumi dan Gas

Minyak bumi berasal dari hewan (plankton) dan jasad-jasad renik yang telah mati berjuta-juta tahun. Adanya tekanan serta pengaruh suhu bumi membuatnya berubah menjadi cairan yang pekat.

Minyak bumi termasuk barang tambang bukan mineral karena berasal dari makhluk hidup. Sekarang kita akan melihat daerah penambangan dan pengolahan minyak bumi di Indonesia.

  1. Daerah penghasil minyak bumi:
    • Peureula, Lhokseumawe (Nanggroe Aceh Darussalam)
    • Tanjungpura (Sumatra Utara)
    • Dumai dan Sungaipakning (Riau)
    • Plaju dan Sungaigerong (Sumatra Selatan)
    • Sungai Mahakam, Pulau Tarakan, dan Pulau Bunyu (Kalimantan Timur)
    • Delta Sungai Brantas (Jawa Timur)
    • Cepu (Jawa Tengah)
    • Majalengka (Jawa Barat)
    • Pulau Seram (Maluku)
    • Sorong, Babo, dan Keamano (Papua)
  2. Pabrik pengolahan minyak bumi:
    • Pangkalan Brandan (Sumatra Utara)
    • Plaju dan Sungaigerong (Sumatra Selatan)
    • Cepu, Cilacap (Jawa Tengah)
    • Wonokromo (Jawa Timur)
    • Balikpapan (Kalimantan Timur)
  3. Pelabuhan-pelabuhan minyak:
    • Balikpapan dan Tarakan (Kalimantan Timur)
    • Pangkalansusu dan Sabang (NAD)
    • Plaju dan Sungaigerong (Sumatra Selatan)
  4. Perusahaan penambangan minyak bumi:
    • Nasional: Pertamina dan Permigan
    • Asing: PT Caltex dan PT Stanvac Ind.

Di beberapa tempat pengeboran minyak bumi juga ditemukan gas bumi. Hasil pengolahan gas bumi adalah LNG dan LPG.

  1. LNG (Liquefied Natural Gas) atau gas alam cair LNG digunakan sebagai bahan pembuat pupuk.
  2. LPG (Liquefied Petroleum Gas)

LPG adalah gas yang dimampatkan. LPG (elpiji) sering digunakan sebagai bahan bakar yang dikemas dalam tabung baja. Penambangan gas alam terdapat di Arun (Nanggroe Aceh Darussalam) dan Longiram (Kalimantan Timur).

9. Intan

Intan merupakan batu paling keras di antara batuan lainnya. Intan sering digunakan sebagai mata bor dalam usaha penambangan. Setelah dipotong dan diasah, intan menjadi terkenal dengan nama berlian. Berlian dipakai sebagai perhiasan. Tempat penambangan dan pengusahaan intan terdapat di Martapura, Kalimantan Selatan.

10. Fosfat

Fosfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk dan besi fosfat.

11. Mika

Mika banyak digunakan sebagai bahan isolasi arus listrik. Misalnya pada kabel listrik. Tambang mika terdapat di Pulau Peleng, Donggala, dan Pinrang di Sulawesi.

12. Gips

Gips digunakan sebagai bahan baku pembuat semen, bahan farmasi, dan kerajinan. Tambang gips terdapat di Kulon Progo (Jogjakarta), Bone dan Wajo (Sulawesi), Rembang (Jawa Tengah), dan Cirebon (Jawa Barat).

13. Marmer

Marmer banyak digunakan sebagai bahan keramik lantai rumah. Marmer awalnya adalah batu kapur. Oleh karena mendapat tekanan yang besar dan panas di dalam bumi, batu kapur berubah menjadi batu marmer atau pualam. Marmer banyak terdapat di Tulungagung (Jawa Timur), Jawa Barat, Lampung, Sumatra Selatan, dan Nanggroe Aceh Darussalam.

Tahukah kamu fungsi uang?

Sharing is caring!

Subscribe Yuk!Seru kan permainannya?

Yuk berlangganan untuk mendapatkan update materi dan games terbaru!